Lompat ke konten
Beranda » Suzuki Ertiga GX 2012, Memikat Lewat Pilot Project

Suzuki Ertiga GX 2012, Memikat Lewat Pilot Project

    Suzuki Ertiga memang baru saja diperkenalkan. Ketika belum resmi diluncurkan saja desain bodinya sudah dimodif oleh para digital tuner di dunia maya menggunakan media perangkat lunak Photoshop. Hasilnya mampu tampil atraktif dengan berbagai gaya. Nah, di dunia nyata pun demikian.

    Edwin Satrio Adji yang beberapa tahun terakhir aktif mendandani ulang tampilan mobil terbaru Suzuki menjelang perhelatan pameran, kini punya eksperimen baru. Kali ini Ertiga menjadi sasarannya, boleh dibilang ini Ertiga yang pertama kali dimodifikasi secara nyata.

    “Ini pilot project yang saya buat untuk menarik minat pemilik Ertiga,” senyum pria yang lokasi bengkelnya di daerah Serpong, Banten ini. Untuk wilayah eksterior, body kit-nya menerapkan model add-on alias tinggal tempel ke bodi dan bumper asli. Bahannya menerapkan FRP (Flexible Reinforce Polyster) yang diklaim lebih kuat dari fiber dan mendekati kekuatan bumper plastik.

    Cirinya, di balik permukaan perantinya masih ada serat layaknya bahan karbon fiber. Nah, paket ubahannya meliputi front under spoiler, side skirt, rear under spoiler dan rear upper spoiler. Kesemuanya dirancang tinggal plek ke bodi asli.

    Berbeda dengan versi aksesori orisinal ala pabrikan yang berkesan minimalis, kreasi Edwin ini punya model yang lebih advanced. Paling mencolok kesan futuristik yang dihadirkan lewat penyematan cover fog lamp desain baru berpadu deretan lampu LED.

    Apalagi kelir bodi asli berwarna putih mutiara semakin menguatkan tema ubahan. Untuk menyelaraskan tampilan luar, peleknya menggamit dimensi 18×8 inci dengan ban Accelera 205/45-R18. “Saya coba lebih dipendekin dari sebelumnya,” sahut Edwin yang mengandalkan per custom.

    Kalau sebelumnya masih ada sisa 4-3 jari, kini tersisa 2 jari saja jarak antara bagian paling pinggir ban dengan tepi fender. Boleh juga! – Suzuki Bandung

    (mobil.otomotifnet.com)

    Whatsapp
    Call Gerry